Tradisi mudik di Indonesia identik dengan Iedul Fitri dan Iedul Adha. Kedua moment tersebut benar merupakan moment yang tepat untuk kembali ke kampung halaman; menjalin kembali yang sementara terpisah jarak dan waktu. Berikut ini disajikan beberapa tips mudik ala Daeng Situju agar moment spesial Anda dan keluarga Anda tidak ternoda oleh kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, hanya sekadar sebagai pengingat saja agar terus waspada dan menjaga stabilitas keamanan di rumah.

  • Sebelum meninggalkan rumah, cek kompor dan tabung gas
Kedengarannya sangat sepele, namun mengabaikan tips diatas dapat berakibat fatal. Telah banyak terjadi kejadian yang tidak diharapkan akibat kelalaian. Mereka yang mudik selepas salat Ied adalah yang paling rentan terkena efek dari tips ini. Terkadang, setelah kembali ke rumah, menteri masak-memasak tingkat rumah tangga harus menunaikan tugas sucinya; memasak untuk keluarga. Pastikan kompor tidak sedang menyala pada saat ditinggal mudik. Jika mudik dalam waktu lama, ada baiknya jika selang gas dicabut sementara. Jika ragu-ragu, panggil orang yang terbiasa membuka-pasang selang gas.

  • Beritahukan ke tetangga
Jikasaja ada tetangga atau kerabat yang kebetulan tidak mudik, tidak ada salahnya untuk menginformasikan rencana mudik Anda kepada mereka. Tentunya kepada mereka yang daapt dipercaya. Mitalah tolong agar rumah dan kendaraan dicek secara berkala untuk memastikan semuanya baik-baik saja. Jika perlu, titipkan kunci rumah Anda agar mereka dapat menyalakan lampu pada malam hari dan mematikannya pada pagi hari. Hal ini akan sangat berguna untuk mengecoh orang yang berniat jahat. Jika mereka datang mengintai dan mendapati lampu rumah Anda tidak menyala pada siang hari dan kembali mengintai pada malam hari lalu melihat lampu rumah Anda menyala, mereka akan mengira bahwa rumah tersebut tidak kosong.

  • Simpan sendal jepit di teras atau halam rumah
Sepele sekali. Namun jika dilakukan, paling tidak ada sedikit efek yang bisa ditimbulkan terkait stabilitas keamanan rumah Anda. Ketika pengintai datang dan mendapati di teras rumah Anda ada sendal, akan ada kemungkinan si pengintai mengira bahwa didalam ada orang.

  • Kunci ganda kendaraan
Bagi Anda  yang memiliki kendaraan lebih dari satu, ada baiknya kendaraan Anda yang tidak digunakan untuk mudik agar dilengkapi dengan kunci ganda. Untuk motor bisa dengan menggembok cakram. Untuk mobil, pastikan mobil Anda terkunci dengan keadaan rem tangan terangkat. Jika Anda berencana untuk menghabiskan waktu yang cukup lama di kampung halaman, ada baiknya sambungan kabel ke aki (accu) dilepas sementara. 

Jika Anda memiliki kerabat atau tetangga yang bisa dititipi kunci, maka titipkanlah dan mintalah tolong kepada mereka untuk membunyikan mesin kendaraan Anda setiap pagi lalu mengubah sedikit posisi parkir kendaraan Anda. Jika pengintai melihat posisi kendaraan Anda berubah, maka tentu si pengintai mengira rumah Anda berpenghuni.

  • Putar radio jika memungkinkan
Jika memungkinkan, selama Anda mudik, putar radio dari dalam rumah Anda dengan volume sedang yang kira-kira kedengaran samar-samar dari luar rumah Anda. Pengintai tentu akan was-was ketika mendengar ada suara dari dalam. Namun ingat, pastikan agar tidak terjadi korsleting listrik. Lakukan tips ini jika memungkinkan dan jika Anda yakin saja.

Demikianlah tips mudik menurut Daeng Situju. Semoga berguna dan tidak membosankan untuk dibaca. 

0 komentar:

Posting Komentar